Tags

,

KESAL!

Entah siapa yang harus aku salahkan dengan keadaan ini. Tanggal 30 Agustus akan menjadi hari istimewa untukku. (rencananya) Pagi hari aku akan menghadiri Final Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2013, lalu sorenya aku akan merayakan hari ulang tahunku yang ‘tertunda’ satu hari. Tapi memang hanya Dia yang berkuasa, kita hanya bisa merencanakan. Haruskah aku kesal pada Nya?

Pacarku, @aguslenyot sudah siap untuk hadir dalam hari istimewa yang kurancang. Dia sudah ajukan cuti sejak awal bulan Agustus agar di minggu terakhir bulan ini bisa pulang ke Bali. Demikian pula aku, tiket tanggal 31 Agustus menuju Jakarta sudah ku beli. Tentang awal masuk kuliah bulan September nanti? Ahh…nanti saja diurus. Tapi semua berubah. Semua jadwal penerbangan kacau, semua rencana bubar. Aku memang seorang perencana yang (cukup) andal, tapi tetap saja yang ‘berkuasa’ yang memberikan keputusan. Siapa d(D)ia? Banyak! Dan aku tidak berhak kesal pada siapapun. Tahun ini aku merayakan ulang tahunku seorang diri di Depok, untuk pertama kalinya bersama hiruk pikuk tugas kuliah dan suasana yang baru.

Cerita ini berawal ketika akhir bulan lalu ada 2 pengumuman yang mengubah hidupku menjadi seperti sekarang. Keduanya tak mudah. Bulan April menjadi saksi bahwa perjuangan dalam hidup adalah ujian yang tak pernah habis. Walaupun gagal merayakan hari istimewa ini di Bali tapi aku sangat senang mendapatkan hadiah terindah tahun ini, dua momentum penuh perjuangan!

1. Diterima menjadi mahasiswa pascasarjana UI

2. Lolos seleksi wawancara beasiswa Luar Negeri

AGUSTUS 2013 ISTIMEWA! banyak kejutan yang luar biasa. Mungkin ini sudah diatur oleh Nya sebagai hadiah ulang tahun untukku. Hadiah agar aku berlatih lebih tangguh dan bersikap lebih sigap. Hadiah, bahwa tak selamanya apa yang aku inginkan bisa aku dapatkan dengan mudah. Hadiah, bahwa aku diingatkan selalu, agar tak cepat puas dalam berkreativitas.

Jadi apa hadiah dariku untuk aku ditahun yang istimewa ini?

Yuph! Sandal dan tas kesayangan yang baru saja aku sol. Tidak perlu memberi yang baru jika memang punya yang lama dan masih layak. Di usia yang semakin bertambah dan waktu hidup yang makin berkurang aku tidak berubah seutuhnya. Aku tetap aku yang dahulu. Sama halnya dengan sepatu dan tas kulit kesayangan yang kuperbaiki solnya. Hanya memperbaiki yang rusak dan lapuk sehingga kembali berfungsi dengan baik dan aman untuk kugunakan lagi. Semoga nyaman bersama aku. Selamat UlangTahun, Aku! 🙂

Terimakasih untuk teman-teman baruku di S-2 FKM UI, walaupun cuma bagi permen tapi aku senang bisa mengistimewakan hari ini bersama kalian. Makasi juga untuk Rike Galina untuk piyamanya aku suka :* Terimakasih untuk Kak Devi Sidhi yang selalu memberikan kehangatan dan kelembutan lewat bantal-bantalnya yang lucu. Terimakasih untuk semua orang yang telah mewarnai hari-hariku. Aku sayang kalian semua. :*

Advertisements