Tags

, ,

VISIT KOMODO 2013!
Ahh…beruntungnya aku disela pusingnya kelas matrikulasi dengan materi Biostatistika dan Epidemiologi aku sempat berplesiran ke Tanah Komodo, Kupang! Walau misi utama untuk tes wawancara tapi misi pertama adalah berkeliling Kupang. Aku dan Maya memutuskan banyak hal menarik dalam waktu yang singkat. Singkat kata aku dan Maya sudah ada ikatan Chemistry yang kuat. Tak perlu panjang kata, kami sudah jumpa kata sepakat! ๐Ÿ™‚

Oiya aku belum perkenalkan, dia Maya. Salah seorang kandidat yang juga lolos ke seleksi wawancara. Wuih, kalau ditanya prestasinya super ngeri deh! Salah satunya, dia sempat mengikuti pertukaran pemuda ke Amerika Serikat. Ya sederhananya, jika lolos beasiswa ini, dia akan mengulang kengeriannya terdahulu. Perempuan Bali yang cerdas dan suka tantangan. Aku selalu suka bertemu dengan perempuan yang tak gentar memperjuangkan cita-citanya. Maya adalah salah satu aset berharga pulau Dewata.

Hari pertama tiba di Kupang, kami tak banyak berkeliling. Hanya menikmati keindahan pantai Timor raya yang sungguh menawan, bersih dan khas Indonesia. Ada perahu tradisional dan nelayan yang menyebarkan jaringnya. Hari pertama kami menginap di Swiss Bell-in Kristal Kupang. Harga menarik kami dapatkan, setelah menunjukkan boarding pass Garuda Indonesia. Ahh kami memang beruntung!

Pantai Timor Raya Kupang

Hari pertama, Maya tampak sibuk komat-kamit membaca beberapa teks untuk bekalnya esok hari. Aku mengerjakan esay foto yang belum sempat aku kerjakan sebelumnya. Semenjak ikut kelas matrikulasi, waktuku benar-benar habis untuk kuliah. Hari itu aku mengerjakan langsung di hotel. Ah! Deadliners amatir jangan tiru ini, terlalu berisiko! Hehehe beruntungnya lagi, saat malam hari masih ada Warnet yang buka untuk ngeprint! (Ya walaupun harus jalan sekilo ya May, thank you so much uda nemenin *kecup)
Malam hari? Maya masih sibuk dengan persiapannya. Aku ngutak-atik TV. Lumayankan kalau anak kost ketemu TV kabel pasti deh ga bakal menyia-nyiakan kesempatan nonton film. Yuph! Dan kami berdua tertawa puas hingga menangis plong menyaksikan film ‘The Three Stooges’ RECOMENDED BANGET BUAT NGILANGIN STRESS!! hahaha

Hari kedua, kami berjuang! Aku mendapatkan jadwal wawancara pagi hari dan Maya paling akhir, Sore. Tak apa, yang penting jam 12.49 WITA ย (lebih dikit karena keasyikan berendam dalam bathub) sudah check out dari hotel. Sambil terus gelisah menanti mata kuliah muncul di SIAKNG, aku berselancar di dunia maya. Sekadar baca update kabar sahabat dalam karakter imajiner. Sembari menunggu sahabat lama, Danny Leokoy. Sahabat di Kongres Anak Indonesia V tahun 2005, yang sudah tak jumpa 8 tahun lamanya. Dany menempuh studinya di Australia sejak tahun 2006, dan suatu kebetulan yang baik karena ketika saya ke Kupang dia juga ada disana. Jadilah kami merencakan untuk reuni. Bernostalgila mengenang masa lalu dan berceloteh tentang masa depan.

Sambil menunggu Maya selesai wawancara, aku mengisi waktu dengan Dany. Dia menghampiriku di hotel dan kamipun bertukarcerita di loby SwissBell. Sekitar pukul 17.00 WITA dibantu oleh Dany, aku dan Maya menuju ke hotel yang baru. Kami mendapat rekomendasi untuk menginap di Hotel Royal, masih dikawasan Jalan Timor Raya Kupang. Harganya Rp 300.000/malam, lengkap dengan sarapan. Toiletnya bersih bangunannya baru. Tapi sayang belum ada fasilitas WIFI ย dan TV kabel (ini penting untuk anak kost dan sosialita macam aku) :p
Malam harinya kami berkeliling menikmati suasana Kupang tanpa sengatan panasnya matahari. Maunya beli oleh-oleh tapi toko sudah pada tutup. Akhirnya kami nongkrong di Taman Nostalgia. Sesuai topik perjumpaanku dengan Dani. NOSTALGILA! ๐Ÿ™‚

Taman Nostalgia adalah salah satu tempat nongkrong remaja Kupang. Ada banyak stand kuliner dan arena olahraga. Ada banyak spot foto menarik salah satunya monumen Gong Perdamaian. Sayangnya pas mau foto-foto di dalam kami ga boleh masuk, puuft! Tapi lumayan lah sudah sempat curi-curi kesempatan sebelum ketahuan penjaganya hehehe *jangan ditiru yah*


Sebelum pulang ke hotel kami menikmati kuliner bahari tjap Kupang! Ikan bakar segar! Tentu saja segar karena ikannya fresh from the sea! Krenyes! Maknyos pokoknya. Makan berempat dengan ‘porsi kuli lembur puasa 3 bulan’ kami menghabiskan biaya Rp 200.000 saja. Oiya aku dan Maya juga memesan es kelapa muda, yang rasanya emmm…seperti ada tuaknya. Mabok! Sampai hotel langsung tevaar…….

Hari yang berat terlewati sudah. Ketika esok membuka mata, aku yakin masih banyak tantangan menanti di luar sana. Tantangan yang harus kuhadapi, bukan untuk dihindari.

Advertisements