Baiklah, karena seharian ini saya benar-benar dibuat pusing, terbang dan melayang oleh BAB I revisi, lala..lala… akhirnya saya memilih untuk menenangkan pikiran (baca: mojok) di Perpus sejak pulang bimbingan tadi pagi. Hari ini tergalaukan oleh BAB I proposal skripsi yang baru saja disetorkan revisinya. Sesungguhnya saya kurang setuju dengan konsep latar belakang ini. Entahlah seperti ada kecurigaan atau rasa tak percaya, karena kita mesti ngotot latar belakang dari penelitian kita apa?. Saya iklas kok buat ‘meneliti’ atau “buat skripsi’ Padahal kan kalau iklas biasanya ga ada motif yang tersembunyi di balik perbuatan yang kita lakukan. Tapi kenapa tak begitu halnya dengan latar belakang ini? Kenapa harus dibuat dengan sedemikian rupa? kenapa mesti kepo liatin penelitian orang terdahulu? KENAPA? *jdeeerrr…. (petir, menggelegar, tiba-tiba mendung)

Satu paragraf di atas adalah keluhan dari orang super galau (untungnya bukan saya, hihihi :p)

*muka Ibu Peri

Nah berikut ini saya akan berbagi tips seputaran Tips tokcer dalam membuat BAB I dari proposal SkripSHIT eh skripsi maksudnya πŸ˜€ *nyengir

1.Bulatkan Tekad, Kuatkan Iman
BAB 1, kata dosen pembimbing saya adalah landasan kita untuk melangkah ke BAB selanjutnya. Menjadi awal mula yang melatar belakangi kita dalam proses penelitian berikutnya. Mengerjakan BAB 1, harus disertai dengan tekad dan kepercayaan diri bahwa kita akan menyelesaikannya dengan baik. Begitu pula sebaliknya jika kita uda ga niat buat bikin, mau ketiban buku atau diawasin librarian 4 Pleton juga ga bakal kelar. Percaya deh!

2. Temukan Literatur, Baca, Cermati, Tulis
Rajinlah main ke perpus. Anggap aja ini buat ngambil hak kamu setelah bayar SPP. Nongolah sewaktu-waktu lalu pinjam buku lumayan biar nama kita eksis dibaca adik kelas (hehe) *pencitraan intelektual*. Begitu menemukan literatur yang akurat, silakan dibaca kemudian dicermati lalu ditulis/ketik. Jangan menunggu kelamaan, nanti malah lupa! 😦

3. Hindari Jejaring sosial
Nah, yang ini Godaan paling sakti. Jangan bukak Jejaring sosial. Dijamin, kamu pasti bakal lebih banyak curhat, ketimbang nemu jurnalnya. (–__–)
Kalo uda berkicau atau nyepam di Jejaring sosial dijamin bakal lupa waktu dah, tengok jam eh uda malam aja. BAB 1 malah belom kelar sedikitpun. Alamak, rangkum aja dah moh itu curhatan buat bimbingan selanjutnya! *NyebakGoarGoar

4. Siapkan MP3 Favorite
Nah ini penting. Apalagi buat kamu yang suka ngantuk begitu buka atau baca buku. Mendengarkan lagu-lagu kesayangan. Ini akan membantu kita mengobati kebosanan ataupun rasa ngantuk akibat bau buku. Tapi cara ini punya efek samping yang cukup Fatal. Saat keasyikan dengar MP3 eh malah jadi karaokean. Wafatlah sudah, BAB 1 belum juga terjamah sampai album kesepuluh selesai diputar.

5. Cari tempat semedi
Posisi menentukan prestasi. Saya setuju akan hal ini. Bukan hanya saat UAS/UTS saja. Saat bikin proposal skripsipun demikian. Carilah tempat yang nyaman dan aman saat membuatnya. Jangan di tengah jalan (nanti ketubruk) atau di atas pohon (nanti diterbangin angin). Untuk hal ini, Ruang belajar yang nyaman dan rapi biasanya jadi tempat yang paling pas. Oiya hindari juga mengerjakan BAB 1 Skripsi di dekat para remaja yang sedang nonton Yutub K-POP. nanti kamu terganggu oleh teriakan mereka… (–__–)

6. Bimbingan yang Rajin
Nah ini syarat mutlak. Mengerjakan skripsi, apalagi untuk mahasiswa S1 yang Tumben bikin skripsi wajib hukumnya mesti Bimbingan yang rajin. Bimbingannya ke dosen ya, jangan ke pacar #eaa…. (bimbinglah aku untuk jadi istri yang soleha dan ibu yang baik untuk anak-anakmu)
Bimbingan ini akan mempermudah kita untuk memecahkan masalah atau kebuntuan yang ditemukan saat membaca literatur atau memilih topik yang akan diangkat. Semakin rajin bimbingan, semakin terpaculah semangat kita untuk cepat menyelesaikan tanpa terus-terusan menunda… TUNDAAA…TUNDAAAA..TUNDAAAA SAMPAI KAU MENUAAA..AA.AA.AA.AA.AAA *diteriakinNosstress (T_T)

Yuph, itu dia tips tokcer dari saya. Selamat mencoba. Jika sakit berlanjut ya ke dokter ajaa…..

NB : buat adik-adik (ceileee lagak gue nok) yang masih semester awal buruan pilih topik skripsi dari jauh-jauh hari. Masalah di kehidupan ini banyak banget loo. Kalo dipilihnya pas mau skripsian nanti malah jadi stress sendiri. hihihi *nyengir

eh hampir ketinggalan, kalo udah bosen dan sumpek dengan kegiatan di atas monggo dipake tips pamungkas :

Advertisements