Baiklah, karena seharian ini saya benar-benar dibuat pusing, terbang dan melayang oleh BAB I revisi, lala..lala… akhirnya saya memilih untuk menenangkan pikiran (baca: mojok) di Perpus sejak pulang bimbingan tadi pagi. Hari ini tergalaukan oleh BAB I proposal skripsi yang baru saja disetorkan revisinya. Sesungguhnya saya kurang setuju dengan konsep latar belakang ini. Entahlah seperti ada kecurigaan atau rasa tak percaya, karena kita mesti ngotot latar belakang dari penelitian kita apa?. Saya iklas kok buat ‘meneliti’ atau “buat skripsi’ Padahal kan kalau iklas biasanya ga ada motif yang tersembunyi di balik perbuatan yang kita lakukan. Tapi kenapa tak begitu halnya dengan latar belakang ini? Kenapa harus dibuat dengan sedemikian rupa? kenapa mesti kepo liatin penelitian orang terdahulu? KENAPA? *jdeeerrr…. (petir, menggelegar, tiba-tiba mendung)
Mereka yang pernah membuat ini pasti juga merasakan kegalauan yang sama
Satu paragraf di atas adalah keluhan dari orang super galau (untungnya bukan saya, hihihi :p)
*muka Ibu Peri
NYENGIR
Nah berikut ini saya akan berbagi tips seputaran Tips tokcer dalam membuat BAB I dari proposal SkripSHIT eh skripsi maksudnya
*nyengir
Continue reading »
Like this:
Be the first to like this post.